Story of Programming


Setelah beberapa hari, akhirnya masalah penggunaan pustaka Qt dengan menggunakan IDE Code Block terselesaikan juga. Ternyata, QtCore4.dll yang diacu oleh program yang dibuat bukan dll yang ada di folder bawaan Qt, tapi ke folder bawaaqn MikTex yang kebetulan path-nya ada di system. Solusinya adalah dengan menambahkan path  (#qt.bin) ke system sebelum path MikTex tadi dan eng ing eng, program berjalan mulus. 

Masih ada satu masalah sebenarnya, saya masih belum bisa menggunakan form Qt dengan menggunakan Code::Block.

Satu lagi, Qt memang lengkap, tapi ini harus dibayar dengan ukuran dll yang luar biasa, QtGui4.dll saja ukurannya lebih dari 100MB, itu berarti aplikasi saya minimal berukuran segitu. Kecuali jika saya built lagi Qt dari awal dan hanya mengambil sebagian dari modul itu, mungkin ukurannya jadi lebih masuk akal.

Beberapa hari yang lalu saya mengunduh Qt. Ternyata pustaka yang satu ini sangat lengkap. Selain modul-modul pustaka-nya, Qt juga menyertakan Qt creator: sebuah IDE Visual untuk pengembangan aplikasi dan dokumentasi yang luar biasa lengkap. Saya tentu saja ngiler.

Tapi saya tidak ingin menggunakan Qt Creator karena sangat spesifik Qt. Tidak terlalu banyak pilihan yang bisa diutak utik dalam IDE ini. Meskipun compiler-nya saya suka karena menggunakan MinGW. 

Sayangnya, menggunakan Qt di Code::Block ternyata tidak semudah menge-link-an pustaka. Program pertama berhasil di-compile tapi tidak berhasil dijalankan. Dan ketika mencari di Internet kesalahannya, Google tidak banyak membantu (mungkin saya salah memasukkan keyword).

Qt mungkin tidak akan secepat FLTK (meskipun dengan yang terakhir ini saya punya pengalaman buruk karena mengunakan kode 3rd party yang memperlambat program yang saya buat). Akan tetapi, Qt menawarkan GUI yang indah dan canggih. Saya pikir, Qt layak untuk dicoba.