Setelah jalan-jalan melihat kemampuan orang lain (orang indonesia juga) dalam pemrograman c++, jadi merasa sangat cupu, tak punya kemampuan apa-apa. Padahal, kadang sudah merasa hebat dengan ngerti konsep pointer aja.. halah, mau ke mana atuh? wong sekarang lagi belajar exception handling aja susah .. masih harus terus belajar dan berendah hati ..
January 2009
January 29, 2009
January 29, 2009
Di Microsoft Visual Studio 2005 ada toolbar class designer. Ada yang tahu bagaimana membuat diagram UML pake visual studio? Saya cari di Google ketemu class designer milik Microsoft yang dikasih ngaran Whitehorse, tapi ga tau gimana cara ngaktifinnya. Ada link download 40MB, setelah selesai eh malah cuman video doang. Gimana yah?
January 29, 2009
Baru saja buka file .chm dan yang ada hanya pesan “The Page Can not Be Displayed”. Setelah Googling ternyata masalahnya ada di path letak file tersebut: jangan ada karakter “aneh”, untuk kasus saya, ada karakter #. Setelah karakter itu dihapus, file chm bisa dibuka seperti biasa (Meskipun kadung menghapus satu file karena kirain filenya emang corrupt).
January 27, 2009
Hati seseorang seperti layaknya jambangan, atau porselen. Rasanya kita pernah mendengar hal seperti itu. Artinya memang kurang lebih tepat, sekali dihancurkan, mungkin tak akan lagi menjadi seperti sebelumnya. Pake lem super, sama saja. Yang pecah tetap pecah.
Nah, yang dapat memecahkan hati adalah lidah. Kali ini peribahasanya berbunyi: lidahmu harimaumu. Jika saya memelihara harimau, pelihara yang jinak saja, jangan yang suka mencakar. Kasian orang yang dicakarnya, berdarah-darah dan sakit.
Semuanya ada akibatnya. Jadi, mungkin kita harus seringkali berhenti sejenak sebelum melangkah. Siapa tahu, langkah kita yang satu, yang hanya itu, membawa kita pada suatu penyesalan. Sesuatu yang tak ada artinya.
January 26, 2009
tentang jawaban dari pertanyaan yang lama tak terjawab
Posted by twelve13 under Story of DaysLeave a Comment
Bukan untuk membanggakan diri, bukan pula untuk menjadi takabur, atau apa pun yang kualitas nilainya jelek. Tapi, seingat saya, sudah beberapa lama ini saya tidak merasa bersedih. Susah iya, tapi tidak sedih. Mengapa?
Alam semesta rupanya berbicara. Kata-kata rupanya berbisik-bisik di telinga saya. Banyak yang telah saya renungkan datang lagi seperti kawan lama. Dan yang luar biasa, dulu tak sehangat sekarang.
Kita mengudap penganan manis dan menyeruput kopi plus susu. Tertawa dan berbusa-busa bercerita. Lalu, kita sepakat tentang suatu hal dan tak berdebat. Seperti ada yang diembuskan ke dalam dada, dan itu tegak berdiri di sana.
Mereka akhirnya berbentuk juga. Dan tak ada alasan untuk bersedih.
Dan saya akhirnya menemukan juga jawabannya.
January 26, 2009
Lihat gambar di header halaman ini? Rerumpun rumput berwarna hijau. Saya berpikir tentang cerita-cerita yang terjadi dalam hidup saya. Banyak yang kecil. Ada yang besar. Tapi, semuanya patut untuk diceritakan. Bukan begitu? Meskipun hidup tidak menjadi menarik karena sebelah sandal lepas. Tapi, hidup kita terdiri dari detik-detik yang kadang terabaikan itu. Lalu seperti seorang fotografer yang berada di tempat dan waktu yang tepat (untuk menangkap momen yang salah), klik … maka jadilah my small stories.
Let me enjoy my life.
January 26, 2009
Saya tidak tahu apakah yang saya alami cukup umum dialami oleh orang lain. Setiap kali saya berbincang masalah serius dengan seseorang, maka saya selalu merasa tersesat dalam apa yang diperbincangkan lawan bicara saya. Apakah ini karena kadang saya menemukan lawan bicara yang terlalu bersemangat sehingga lupa untuk memulai pembicaraan dari asumsi-asumsi yang ia miliki. Ataukah saya yang memiliki cara berpikir yang terlalu kaku?
Dulu saya mengira agama itu tidak rasional. Tapi ternyata agama adalah sesuatu yang rasional.
January 24, 2009
Speedy saya lebih cepat berjalan di Linux saat mendownload dibanding di Windows, benar tidak ya? Atau ini hanya perasaan saya saja?
January 23, 2009
Pernah lihat mission impossible? Baik yang serial maupun yang versi bioskop. Sebenarnya sih yang serial tv lebih bagus. Ketidakmungkinan misinya tampak lebih nyata dibandingkan dengan yang versi bioskopnya. Versi bioskop terlalu mengandalkan kecanggihan teknologi. Sementara yang versi tv, selain kecanggihan teknologi, juga disertai dengan kerja sama tim yang memang luar biasa yang membuat suatu misi memang benar-benar tampak tidak mungkin.
Nah, saya tidak hendak berbicara tentang film Mission Impossible. Saya sedang ingin mengatakan bahwa teman-teman sekampus saya (dan juga saya) telah melihat bahwa untuk mengejar wisuda bulan April ini, adalah suatu hal yang tak mungkin.
Untuk mengerjakan tesis, kurang lebih waktu efektif yang dimiliki adalah sekitar satu semester, atau kurang dari 6 bulan. Bagi saya, ini adalah sebuah rentang waktu yang luar biasa pendek untuk tesis. Selain harus membuat suatu produk, kita juga harus menurunkan suatu aspek teoretis dari produk tersebut yang layak untuk dijadikan tesis ilmiah.
Bayangkan, saya yang baru mengenal dunia komputer hanya ketika masuk program master ini tentu kelabakan. Selama pengerjaan tesis, bukan saja saya buta akan topik Computer Vision, untuk penguasaan bahasa pemrograman C++ saja saya masih pemula.
Jadi, adalah hal yang sangat luar biasa jika saya dapat sidang sebelum 20 Februari ini dan dengan nilai yang memuaskan. meskipun saya pesimis karena ini adalah sebuah mission impossible, saya harus tetap berusaha. Namun, ada satu ganjalan yang mengeram di hati saya, mengapa ya, program ini seperti memaksakan diri.
Banyak teman saya sekarang yang bahkan lebih buruk pengetahuannya tentang pemrograman dari saya. Dan untuk membayangkan bahwa kita adalah mahasiswa magister, ITB pula. Bukankah ini adalah sebuah pertanda ketidakmatangan penyelenggaraan program?
January 22, 2009
Malam ini gagal mencapai target untuk menyelesaikan seri tulisan mengenai Internet dan akademika. Tulisan mengenai Tim Berners-Lee akhirnya harus dihentikan pada jam 1.11, bukan karena telah mengantuk (sedikit sih) tapi karena harus sadar bahwa besok kerja. Jika dipaksakan hingga misalnya tidur jam 2, besok pagi pasti malas untuk berangkat kerja meskipun harus. Hari ini sudah bolos dan besok tidak mungkin bolos lagi.
Mudah-mudahan bisa menyelesaikannya besok. Tulisan ini sudah mengganjal dan kadang menganggu mood mengerjakan tesis. Jika tulisan ini sudah selesai, harus fokus untuk mengerjakan tesis. Tinggal OpenGL dan integrasi fungsi kalibrasi dua kamera.
Bisakah lulus Maret? Sulit rasanya ….