Bagi saya yang tidak memiliki banyak uang, mengeluarkannya untuk hal-hal yang bersifat tersier haruslah berpikir dua ribu kali. Tapi hari ini saya tidak tahu, saya hanya membutuhkan HP baru dan sepatu. HP saya kadang suka mati sendiri jika disimpan di dalam saku celana. Sepatu saya sudah bolong dan berlumpur.
. Tapi saya hari ini juga membeli gitar bolong yang ditawarkan kakak saya. Sudah lama saya menginginkan gitar listrik dan tak pernah kebeli. Sekarang saya masih bersukur bisa membeli gitar akustik meskipun saya harus menerima bahwa ini sedikit berada di wilayah penghamburan. Tapi, kadang saya berpikir, pelitkah saya? Kakak saya dulu pernah berkata bahwa untuk diri sendiri, sedikit bermanja-manja tak apalah. Uang itu ada untuk dibelanjakan, asal jangan kelewatan. Yah, mungkin saya sudah terlalu keras dan cuek terhadap diri saya sendiri [kecuali mengenai buku tentu saja
]
Dan guess what, that’s not all, fox. Saya juga membeli GeForce 7300 GS hari ini sekaligus senar gitar satu paket. Ck. ck. ck.
GeForce itu saya perlukan karena Blender 2.46 jalannya tersendat di VGA onboard komputer saya. Chipset VIA nya benar-benar tidak mumpuni untuk soal-soal 3D. Dan betul saja, setelah saya pasang itu GeForce, wes ewes ewes..gak ada masalah kursor yang meninggalkan jejak di layar ketika saya bermain di Blender. Lagian, coba saja pikirkan. Untuk tesis, saya perlu berkutat dengan blender. Tapi tadi pagi, biped (untuk mengambil istilah 3ds max) berhenti berjalan setelah saya utak-atik tuh layar 3D blendernya. Padahal slider di timeline-nya jalan terus. Gimana gak kesel. Akhirnya, pembenaran untuk GeForce 7300 ini pindah ke komputer saya adalah demi tesis. Nah, ini bukan masalah main-main toh.
Ah, bagaimanapun, uang hanyalah uang. Seberapa besar pun yang kita miliki, tak akan pernah kita merasa puas. Betul? Yang perlu saya pelajari selain bagaiman mendapat uang secukupnya adalah bagaimana mensyukuri seberapa yang saya dapat dan miliki.
Jika saja saya dapat merasa cukup dengan memiliki cahaya sinar matahari saja, Julius Cesar pun akan saya omeli ketika berdiri di depan saya dan menghalangi hangatnya pagi.