hari ini tak bernama di kepalaku
beberapa langkah menuju lepas
tak terikat erat semua yang terbang sesaat lagi
berhamburan dengan peluh kesah
siapa yang akan menuliskannya?
siapa yang akan mengingatnya:
lantai dingin kasur basah
dinding hijau karpet merah
ramai-ramai yang mulai lelah
kawan-kawan yang terpisah
hari ini tak bernama di kepalaku
besok dan besok lagi
aku tak akan memeluk satu yang tinggal
aku tak ingin pura-pura berpisah
jika kau rindu aku
sepotong sajak pendek
yang muat di telepon genggammu
kirmkan padaku malammalam
seperti dulu…